Jumat, 21 Oktober 2011 - 10:51:36 WIBKeringat Fajar Penuh Cinta
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Senandung Cinta - Dibaca: 162 kali

Disudut lahan, dibawah pohon pisang dan disekeliling tanaman gajah. Tempat mereka berkumpul. bukan berkumpul, tepatnya tempat yang diburu di fajar hari. Beban ia turunkan dari punggungnya. berwarna putih dan besar. Sama seperti beban teman-temannya, hanya saja warna dan bentuknya yang berbeda. Selendang ia belitkan dalam lehernya, sedikit penghilang rasa dingin. Ia senang sudah sampai dengan dua ibu yang lebih dulu datang tadi. Tatapannya jauh ke selatan. Bergerak ke arahnya semakin cepat dan tampak. Beberapa ibu lagi datang. Semakin banyak dan banyak. Senyum dan bahagia karena Ia telah selesai. Salah satu ibu membantu mengangkatkan beban yang telah terisi ke punggungnya. Selendang ia simpulkan erat di dadanya. Berjalan pelan dan membungkuk karena beratnya beban tadi. Ia bangunkan putra semata wayangnya, “Nak, ayo bangun. sholat shubuh. Ibu sudah bawa air untuk wundhu dan mandi”.

3 Komentar :
Puisi Cinta 2012
10 November 2011 - 07:05:26 WIB
artikel yang sungguh menarik untuk disimak dengan seksama..
pengamat puisi cinta 2012
10 November 2011 - 16:02:49 WIB
idih masa' sich..........
Cinta Sejati
23 Desember 2011 - 05:43:16 WIB
info yang sangat menarik..
terima kasih atas artikel ini..
sangat bermanfaat buat kami..
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :







Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 